Selasa, 13 Maret 2012

Klub telah meraih sembilan titel European Cup, tiga gelar Intercontinental Cup, dua gelar UEFA Cup, satu trofi Piala Super Spanyol, 31 titel Liga Spanyol, 18 trofi Copa del Rey, delapan Piala Super Spanyol, dan satu Piala Liga Spanyol.

Real Madrid merayakan ulang tahunnya yang ke-110 dengan menempati posisi puncak klasemen La Liga dan tampil di babak 16 besar Liga Champions. Klub telah menjadi entitas olahraga terkemuka sejak berdiri pada 1902 dan meraih penghargaan dari FIFA Sebagai Klub Terbaik di Abad 21. Akademi, bola basket, dan yayasan menjadi bagian dari tim inti sepakbola yang menjadikan kebanggan bagi klub.
Inovasi, kualitas, sportivitas, sukses… Itulah segelintir kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan sejarah Real Madrid sejak berdirinya klub pada 6 Maret 1902. Dewan direksi klub yang pertama resmi tercatat pada tanggal berdirinya klub dikenal sebagai Madrid Football Club, dan Juan Padros terpilih sebagai presiden resmi klub yang pertama. Juan Palacios dikenal sebagai presiden klub pertama yang memimpin entitas sebelum diakui resmi atau legal. Kit atau perlengkapan tim resmi terdiri dari kostum putih dan celana sebagaimana tertera dalam artikel dokumen pendirian klub.
Real Madrid memainkan peranan yang vital dalam sejarah persepakbolaan dunia. Hal itu dimulai pda 1904 dengan berpartisipasi dalam mendirikan FIFA, beberapa tahun kemudian merupakan salah satu entitas di balik digelarnya European Cup, kompetisi klub paling penting dan bergengsi di dunia. Real telah memenangi gelar tersebut sebanyak sembilan kali, paling banyak dibanding klub Eropa lainnya. Real pun menjadi klub paling terhormat di Spanyol dengan pencapaian 31 titel liga dan sekumpulan rekor yang menakjubkan termasuk tiga gelar Intercontinental Cups, dua UEFA Cup, satu Piala Super Eropa, 18 trofi Copa del Rey, delapan Piala Super Spanyol, dan satu Piala Liga Spanyol
Banyaknya gelar yang diraih, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan dampak keseluruhan terhadap persepakbolaan dunia membuat entitas Real mendapat penghargaan dari FIFA sebagai Klub Terbaik Abad 21 pada 2000. Klub merasa gembira dan terus memberikan inspirasi kepada para fansnya berkat usaha yang dilakukan para legenda sepakbola seperti Alfredo Di Stefano, Puskas, Gento, Amancio, Juanito, Emilio Butragueno, Raul Gonzalez, Zinedine Zidane, Iker Casillas, dan Cristiano Ronaldo.

Dari balkon presiden di Stadion Santiago Bernabeu, Presiden UEFA Michel Platini menyaksikan laga antara Real Madrid dan Espanyol

“Saya pikir pertandingan telah selesai ketika Real Madrid unggul 2-0. Tim ini mempunyai sekumpulan gelandang hebat yang mampu tampil di level tinggi. Penampilan lini pertahanan solid, sementara unjuk kinerja lini depan sangat berkelas.
“Laga yang tersisa di Liga Champions sangat sulit. Tim terbaik di Eropa yang bakal memenangkan turnamen tersebut yang berjalan dengan sangat berat. Pertandingan dimulai pada September dan berakhir pada Mei.”
“Saya pikir Real Madrid mempunyai peluang lebih besar dibanding Barcelona untuk meraih gelar La Liga di musim ini. Real Madrid merintis sepakbola modern, meraih gelar European Cup lima kali berturut-turut dan menjadi klub terbaik di dunia. Mitos yang dimiliki Madrid, juga ideologi. Benar-benar magis.”

Real Madrid terus meremajakan diri dengan inovasi dan menatap masa depan. Bukti dari hal tersebut yakni rencana merenovasi Stadion Santiago Bernabeu dan rencana pengembangan Real Madrid City di Valdebebas. Inilah dua pekerjaan pembangunan utama yang bertujuan memperkuat status klub sebagai pemimpin klub sepakbola di seluruh dunia.

Santiago Bernabeu siap menjadi salah satu stadion sepakbola paling modern di kolong jagat. Bagian luar akan dimodifikasi untuk menampilkan desain yang menonjolkan karya seni dan stadion itu sendiri akan memiliki berbagai fasilitas pengisi waktu luang dan beberapa restoran yang terintegrasi dengan bangunan. Presiden Florentino Perez menggambarkan proyek ambisius itu sebagai, “melengkapi stadion kami menjadi sebuah perwujudan prestasi puncak arsitektur. Bernabeu akan menjadi stadion yang unik, terbaik di dunia, dan prestasi puncak arsitektur abad ke-21.”
Bernabeu merupakan tempat dimana Madridistas menikmati kesuksesan tim dukungan mereka sejak dibuka pada Desember 1947. Dengan maksud menjaga stadion sebagai kuil bagi Madridismo, renovasi akan terus menonjolkan Tur Stadion dan Museum, tapi juga tempat parkir baru untuk 1.000 kendaraan, jalur akses juga akan diperbaharui, dan seluruh kursi penonton akan ditutupi atap.
Kediaman untuk para pemain tim utama dan penghuni akademi menurut rencana akan dibangun di Real Madrid City agar lebih memberi kenyamanan berkumpul buat mantan pemain dan memberikan akomodasi lebih baik untuk para bintang masa depan.

Casillas, Xabi Alonso, Marcelo, Higuain, dan Pepe, berharap Santiago Bernabeu jadi "kompor" tekanan bagi CSKA Moscow




Tidak cukup hanya dengan mengukir rekor sebagai tim terbaik saat menjalani babak penyisihan grup Liga Champions. Real Madrid ingin meraih tempat di babak final di Muenchen. Untuk itu, Madrid wajib mengalahkan CSKA Moscow di Bernabeu, Rabu, 14 Maret 2012. Pakailah sepatu Alonso, kenakan sarung tangan Casillas, tunjukkan magis Marcelo atau wujudkan spirit saat Higuain merayakan golnya; tim membutuhkan Anda untuk menjadi bintang di laga Rabu.

Pada dekade 1980-an, atmosfir Stadion Santiago Bernabeu dikenal membuat gentar tim-tim lawan dari seantero Eropa. Itulah yang dibutuhkan Si Putih saat laga lawan CSKA Moscow lusa.
Para pemain Real Madrid selalu sadar dengan kekuatan Bernabeu dan berharap dapat merasakan intimidasi penonton terhadap tim lawan. Casillas, Xabi Alonso, Marcelo, Higuain, dan Pepe meminta Anda untuk memberikan dukungan penuh sepanjang pertandingan.
“Saya ingin Anda menjadi kaki saya,” pinta Alonso, sementara Casillas menginginkan Anda “menjadi tangannya”. Marcelo perlu melihat “aksi magis yang Anda lakukan” dan Higuain meminta Anda untuk menjadi “jiwanya”. “Kami ingin meraih kemenangan dan meminta Anda untuk bermain bersama kami,” ujar Pepe. Sebab, di laga hari Rabu, “Anda adalah pemain yang tampil di lapangan”.

Senin, 12 Maret 2012

Jose Mourinho menyampaikan analisisnya terkait laga esok hari melawan CSKA Moscow dalam konferensi pers yang digelar di Ibu Kota Rusia tersebut.

"Fabio dan saya mengucapkan selamat kepada tim bola basket yang telah meraih gelar Copa del Rey. Mereka mampu memutus rekor buruk seperti yang kami lakukan. Kami mendoakan yang terbaik untuk mereka."

"Skuad CSKA telah bermain bersama dalam kurun waktu yang panjang. Itulah sebabnya mereka sangat berbahaya. Mereka seharusnya mendapat respek. Kami tidak akan bercanda dengan mereka dan kami bakal mengeluarkan seluruh kemampuan kami."

"Kami harus lebih kuat guna mengantisipasi buruknya kondisi yang kami hadapi, yaitu rumput stadion dan dinginnya cuaca. Kondisi yang benar-benar baru bagi kami. Akan tetapi, kami punya sikap mental dan ambisi yang lebih kuat ketimbang kendala tersebut."

"CSKA merupakan tim yang mirip dengan yang pernah saya hadapi saat masih menangani Inter Milan. Mereka kehilangan Vagner (Love), tapi mempunyai (Seydou) Doumbia dan (Ahmed) Musa. Secara finansial mereka kuat dan bakal jadi lawan yang tangguh."

"Saya tidak akan mengatakan siapa yang bakal bermain. Sebab, anak-anak pun belum tahu apakah mereka akan dimainkan atau tidak. Kami telah menganalisis CSKA, namun kami belum sempat menganalisis strategi yang kami mainkan. Kami kehilangan Lass (Diarra), tapi kami masih mempunyai Xabi (Alonso), Kaka, Granero, Sahin, dan Khedira. Kami mencoba untuk meraih hasil yang bagus guna membuka peluang lolos ke perempat final. Laga ini baru berakhir dalam dua pertandingan."

"Di laga ini terlalu berisiko untuk mengubah tim dengan para pemain cadangan. Kami memiliki skuad yang solid. Perubahan dilakukan sesuai dengan karakteristik pertandingan itu sendiri. Bukan karena kualitas. Saya telah memilih siapa saja yang saya pikir mampu tampil dengan baik melawan satu tim yang mempunyai kualitas taktik yang bagus dan telah terbiasa bermain di bawah cuaca dingin."

"Laga Liga Champions kali pertama yang saya jalani terjadi 10 tahun lalu saat bertanding melawan Real Madrid di Bernbeu. Saya suka dengan turnamen ini mengingat hasilnya ditentukan dengan fase knock-out. Tim-tim terbaik yang dapat tampil di ajang ini. Kami akan melangkah demi langkah dan berpikir meraih tempat di perempat final sebelum kami menimbang skenario yang lain."

"Saya tidak suka membicarakan pemain secara individu. Namun, sejauh ini Benzema tampil sangat baik. Penampilannya meningkat, mampu mencetak banyak gol dan berkontribusi baik saat menyerang maupun bertahan. Ia akan menjadi salah satu pemain terbaik Eropa. Saya tidak ingin membicarakan Ballon d’Or. Yang saya pikirkan hanya tim. Kami punya peluang besar meraih satu gelar di musim ini. Itulah fokus kami saat ini. Kami tidak peduli dengan kerja individu."

"Sikap psikologis para pemain di setiap turnamen luar biasa. Mentalitas mereka sangat bagus dan profesional dan selalu tampil serius di setiap pertandingan. Saya yakin dengan cara seperti itu kami bakal menyabet gelar yang penting di musim ini. Namun, kami harus tetap terfokus pada satu pertandingan yang kami mainkan pada saat itu juga."

Casillas, Xabi Alonso, Marcelo, Higuain, dan Pepe, berharap Santiago Bernabeu jadi "kompor" tekanan bagi CSKA Moscow

Tidak cukup hanya dengan mengukir rekor sebagai tim terbaik saat menjalani babak penyisihan grup Liga Champions. Real Madrid ingin meraih tempat di babak final di Muenchen. Untuk itu, Madrid wajib mengalahkan CSKA Moscow di Bernabeu, Rabu, 14 Maret 2012. Pakailah*sepatu Alonso, kenakan sarung tangan Casillas, tunjukkan magis Marcelo atau wujudkan spirit saat Higuain merayakan golnya; tim membutuhkan Anda untuk menjadi bintang di laga Rabu.

Pada dekade 1980-an, atmosfir Stadion Santiago Bernabeu dikenal membuat gentar tim-tim lawan dari seantero Eropa. Itulah yang dibutuhkan Si Putih saat laga lawan CSKA Moscow lusa.
Para pemain Real Madrid selalu sadar dengan kekuatan Bernabeu dan berharap dapat merasakan intimidasi penonton terhadap tim lawan. Casillas, Xabi Alonso, Marcelo, Higuain, dan Pepe meminta Anda untuk memberikan dukungan penuh sepanjang pertandingan.
“Saya ingin Anda menjadi kaki saya,” pinta Alonso, sementara Casillas menginginkan Anda “menjadi tangannya”. Marcelo perlu melihat “aksi magis yang Anda lakukan” dan Higuain meminta Anda untuk menjadi “jiwanya”. “Kami ingin meraih kemenangan dan meminta Anda untuk bermain bersama kami,” ujar Pepe. Sebab, di laga hari Rabu, “Anda adalah pemain yang tampil di lapangan”.